tentang ksatria-ksatria awan

“apa yang kau ingin ketahui tentang diriku?”

“aku ingin tahu semuanya” jawabmu.

Aku hanyalah manusia. Sama sepertimu. Hidup, bernafas, bercakap-cakap, dan memiliki mimpi. Aku berjalan selayaknya kaki dan lenganmu berayun. Aku berlari seperti tak ubahnya dirimu yang mengejar mimpimu. Aku terengah, aku kelelahan tidak jauh berbeda ketika kau memutuskan untuk beristirahat sejenak. Aku melihat, sama ketika kau menyaksikan purnama dengan sayap-sayap peraknya dan rasi orion yang mengisi satu sudut langit. Aku mendengar sama seperti saat kau mendengar rhapsody alunan-alunan ritmis alam dan ombak yang berdebur di pantai. Aku bisa merasakan sejuknya embun yang sama dengan yang kau temukan ketika kau bermain-main melewati savana. Aku juga merasakan sepoi angin dan panas matahari ketika ia bersinar terik. Sama sepertimu.

“lalu apa yang membuatmu berbeda?’ tanyamu.

Kawan. Tubuh kecilku mungkin tak sekuat sosokmu yang terlihat kokoh dan gagah. Pikirku juga mungkin tak setajam ketika kau mengiris kasus-kasus pelik dengan analisismu. Mungkin aku tak bisa berlari secepat kau. Mungkin aku tak bisa melompat sejauh kau melompat atau selincah ketika kau berenang di hilir sungai seperti yang kau lakukan semasa kanakmu. Tapi aku memiliki mimpi yang mungkin tak kau miliki.

“apa itu?” kau bertanya penuh ingin tahu.

“aku ingin mengubah dunia” jawabku. Aku tahu, mimpiku mungkin terdengar tak pantas untukku. Aku sadar mimpi-mimpi agung hanya boleh dimiliki oleh orang-orang agung. Tapi aku paham, manusia adalah sosok lain dari sebuah ketidak terbatasan. Aku memang bukan ksatria-ksatria awan seperti yang dengar dari setiap epos dan legenda-legenda yang dikisahkan kepadamu. Aku akan tuliskan sebuah kisah baru yang aku rangkai dari jalinan-jalinan kontribusiku untuk bumi, semesta, dan Dzat yang mencipta dan mencinta. Suatu saat sayapku akan terbuka, lalu mengepak. Kakiku takkan lagi menjejak bumi dan akan aku penuhi langit dengan kisah-kisah baru tentang ksatria-ksatria awan.

 

Iklan

12 tanggapan untuk “tentang ksatria-ksatria awan”

  1. Wah mb imas ki..gunakan ejaan meow yg belum disempurnakan.nulisnya tu KAtS..

    Btw,kalo mau ng-link syok atuh,silahkan..

  2. oow..salah ya?? maap deh..
    ok pak KAtS…
    eh, kamu juga salah tu…

    Btw,kalo mau ng-link syok atuh,silahkan..

    yg bener : sok atuh, ga pake y..
    kalo syok mah, nanti semaput…

  3. @mbak imas: lha kan itu bahasa jawa-sunda dengan logat meowtophia….nulisnya jadi syok gitu…

    hehehehe…selalu ada alasan buat ngeles..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s