21
Mei
12

tasawuf

kali ini topiknya tentang tasawuf. dan kita perlu meluruskan beberapa hal.
1. tasawuf sama sekali berbeda dengan filsafat.
2. tasawuf sama sekali tidak rumit.
3. tasawuf itu menyenangkan.

jika saya ditanya, apa itu tasawuf, maka saya akan menjawab ‘tasawuf adalah jalan tentang cinta dan bagaimana cara mencintai dengan utuh’. tasawuf dalam berbagai wajahnya hanya memiliki beberapa topik yang relatif tidak berubah selama ratusan tahun. Kamu, Tuhan, Cinta. jika hidupmu adalah sebuah kisah, maka keseluruhan kisah tentang kamu, Tuhanmu, dan bagaimana kamu mencintaiNya adalah definisi paling lengkap dan menyeluruh dari tasawuf.

beberapa orang mungkin melihat tasawuf sangat esoterik. tertutup. sangat esklusif. susah dipahami. saya ingin mengatakan bahwa keterbatasan akal hampir selalu membuat tasawuf tampak rumit. semata-mata karena kesederhanaan tasawuf hanya bisa dipahami oleh hati ketika ia dipenuhi oleh rasa cinta. tasawuf bukan cabang ilmu. tasawuf bukan tentang filsafat. segala perdebatan, teori, atau konklusi matematis tentang tuhan. tasawuf jauh dari itu. jika ditanya tentang ma’rifat, ilmu, tabir gaib yang disingkap dari sebagian salik, maka itu semata-mata karena rasa cinta mereka terhadap Tuhan. seberapa besar kecintaan kita terhadap Tuhan, tergantung dari seberapa jauh kita mengenal Tuhan. ma’rifat akan mendatangkan rasa cinta, dan Tuhan akan menyingkap tabir rahasiaNya kepada siapapun yang mencintaiNya, semata-mata agar kecintaan dia semakin besar padaNya. ilmu, ma’rifat, basyirah, dan nur yang Ia letakkan di hati bukan tujuan akhir dari tasawuf, melainkan jalan yang mendekatkan diri sang salik padaNya.

dan tentu saja, tasawuf itu menyenangkan. jalan tasawuf mengajarkan tentang bagaimana menemukan kecintaan terhadap Tuhan, dan bagaimana cara menumbuh-kembangkan rasa cinta itu setiap hari. rasa cinta yang semakin tumbuh, berarti kebahagiaan yang semakin besar setiap hari. tasawuf dalam berbagai wajahnya memiliki ritual-ritual dan tradisi yang unik untuk mempertahankan rasa cinta terhadap Tuhan dan menumbuhkannya dengan cara yang paling efektif dan efisien. Beragam. namun semuanya berakar dari aktivitas-aktivitas yang menyenangkan. jalan-jalan, makan-makan, dan tentu saja, pesta!

15
Mei
12

KAtS sewaktu SMA kelas 1. iseng baca mading di masjid, nemu tulisan tentang pacaran. artikelnya gedhe. panjang. ceritanya muter-muter. dan tentu saja yang nulis anak keputrian. ada cerita tentang gadhul bashar, zina mata, zina hati, tapi jika dikembalikan ke topiknya tentang pacaran, lalu disimpulkan, jadinya “pacaran itu mendekati zina, makanya dilarang”.

lalu, dalam sebuah forum diskusi, kebetulan topiknya sama. pacaran. KAtS bingung dengan argumen yang dibangun anak keputrian. lalu tiba-tiba pengen nakal sedikit. ikutan masuk koalisi ‘kecil’ (sebut saja tim kucing) yang kebetulan mengkonter argumen anak keputrian. argumen kontra koalisi kecil kami kurang lebih seperti ini.

klo lihat dari literatur Quran maupun hadist versi manapun gak ada kata ‘pacaran’. pengambilan hukum pacaran gak bisa langsung. minimal harus diqiyaskan. kasusnya nanti seperti bir. secara substansi dia berbeda dari khamr. tapi karena kemiripan sifatnya dia diqiyaskan dengan khamr. karenanya, hukumnya jadi haram. lalu karena ini qiyas, maka metode pengambilan qiyasnya gak bisa sembarangan. untuk kasus khamr ada dua pendapat mayoritas tentang qiyasnya. tapi nanti kesimpulan akhirnya sama. untuk qiyas yang pertama, mengambil ilat sifat khamr yang memabukkan. untuk qiyas yang kedua, mengambil ilat adanya alkohol dalam khamr. to be concluded, khamr haram. sekarang kita tinjau untuk kasus pacaran. ilat apa yang dipakai untuk mengqiyaskan pacaran dengan perbuatan mendekati zina?

lalu, apa definisi pacaran? pengambilan hukum untuk hal-hal yang tidak disebutkan secara definitif di alquran setidaknya harus memiliki definisi yang jelas. klo untuk kasus bir, definisinya jelas. bir ya benda itu. klo definisinya melenceng, maka pengambilan hukumnya cacat. untuk contoh, rootbeer. meskipun namanya sama-sama bir, tapi bahannya akar tanaman. rasanya pahit-pahit manis dan tidak mengandung alkohol. karenanya, menggunakan qiyas bir untu rootbeer secara kaidah fiqih tidak bisa dibenarkan…singkatnya, obyek yang akan dihukumi harus memiliki definisi yang jelas. klo tidak, maka pengambilan hukumnya cacat.

argumen pertama, ilat yang digunakan untuk mengqiyaskan pacaran dengan perbuatan mendekati zina lemah dan dalam banyak diskusi bisa dibantah dengan mudah. kalaupun ilatnya adalah karena pacaran mendekati zina, maka argumen kontranya sederhana, “yasudah…pacarannya gak usah deket-deket sama yang zina-zina.” dengan demikian ilatnya runtuh dan hukum ‘haram’ pacaran menjadi tidak berlaku lagi.

argumen kedua, tidak ada definisi yang berlaku secara umum untuk ‘pacaran’. dengan demikian, pengambilan qiyas atas pacaran secara kaidah, cacat hukum.

……

lalu diskusi pun mengalir. anak keputrian membalas dengan argumen, “mengapa harus pacaran? kan nggak ada gunanya?”. dijawab oleh tim kucing, “apa iya nggak ada gunanya? kan pacaran itu bisa bla bla bla…(nyebutin aspek positif pacaran)”. “itu kan menurut kamu, klo menurut saya pacaran itu gak ada gunanya”. dijawab, “klo kamu make argumen seperti itu ya sudah…jangan pacaran. tapi kamu gak berhak melarang orang lain pacaran kan?”

tim kucing mulai cekikikan.

salah satu anggota tim keputrian berdiri. kali ini langsung ketua keputrian.
“pacaran itu gak boleh dalam islam, kamu kan udah tahu tentang gadhul bashar, zina hati, bla bla bla (menjelaskan panjang lebar berapi-api)”
“ya sudah, klo pacarannya gak pake itu itu itu berarti boleh kan?”
“emang bisa? bla bla bla (menjelaskan panjang lebar berapi-api). bahkan untuk berbicara dengan perempuan pun anak cowok harus hati-hati. ingat hadist dari bla bla bla (nyebutin perawi hadist, kitab, halaman, matan dalam bahasa arab) yang secara singkat mengatakan bahwa suara perempuan itu aurat. bla bla bla…”

sejenak diam, lalu salah satu anggota tim kucing nyeletuk, “katanya suara cewek itu aurat, tapi kok kamu nyerocos mulu dari tadi?”. si mbak ketua keputrian memerah. diam. tim kucing pun bersorak dalam hati. HURRAAAYYYY….
sebelum ada yang tanya-tanya, KAtS luruskan dulu. pertama, KAtS meyakini bahwa hukum-hukum islam harus ditegakkan diatas dalil-dalil Quran dan Hadist yang kuat. ini demi tegakknya izzah Islam itu sendiri. klo argumennya lemah, seakan tampak dimata manusia hukum Tuhan itu bisa dinego, ditawar, atau malah dibuat sendiri. maka ketika sebuah hukum ditetapkan, dalil-dalil dan metode pengambilan hukumnya harus kuat. untuk kasus pacaran, KAtS tidak sepakat jika diharamkan. mengapa tidak bilang saja dengan jelas klo islam tidak melarang pacaran. yang dilarang itu, zina, mendekati zina, tidak gadhul bashar, de el el. klo ditanya mengapa, dalilnya jelas, dan dapat dipastikan rajih. klo ditinjau dari segi pedagogik, cara seperti itu juga lebih mendidik. sebagaimana Quran yang tidak serta merta melarang khmar, Quran memberikan alasan-alasan kuat bagi setiap muslim untuk menjauhinya. dalam kasus pacaran, kita bisa memberikan argumen-argumen qauliyah yang ada di Quran dan Hadist. klo tidak cukup, boleh diawali dan ditambahi argumen-argumen rasional yang memadai.

kedua, KAtS tidak sepakat dengan haramnya pacaran bukan berarti KAtS bakal pacaran. sama halnya dengan Islam yang membolehkan poligami, bukan berarti orang yang sepakat dengan poligami pasti istrinya lebih dari satu kan? ada hal-hal lain yang jauh lebih menyenangkan. makanya KAtS tidak mau pacaran.

29
Apr
12

freedom for palestine

So many years of catastrophe
More than six million refugees
It could be you and your family
Forced from your home and your history.

We are the people and this is our time
stand up, sing out for Palestine

No matter your faith or community
This is a crime against humanity
Gaza turned into a prison camp
Apartheid wall divides the West Bank

We are the people and this is our time
stand up, sing out for Palestine

Chorus:
We’ll break down the wall
Freedom for Palestine
Demand justice for all
freedom for Palestine

Enough illegal occupation
Violence and racial segregation
All religious communities unite
Freedom is a human right.

We are the people and this is our time
stand up, sing out for Palestine

Chorus:
We’ll break down the wall
Freedom for Palestine
Demand justice for all
freedom for Palestine

Your dead, locked by doctrine
blocked, like a box you’re locked in
a classroom, bombs are dropped in
and the pain is locked in
shame on this brave new world you’re lost in
and the lives its costing like a toxin
a penetration of hate
generations later still boxed in
children dead because we’re led by the bigoted
small graves filled instead and I’m sick of it

We are the people and this is our time
stand up, sing out for Palestine

We’ll break down the wall
Freedom for Palestine
Demand justice for all
freedom for Palestine

We are the people
this is our time
unite together
for justice in Palestine.

27
Apr
12

berjalan ia menapak takdir
rapuh bumi pada pijaknya
elan langit membara, lalu lantak
nozomi…oh

genderang..kuda-kuda dilepas dari tambatnya
sandang pedang terhunus lurus
elan bumi gemuruh
ksatria cahaya…oh

10
Apr
12

tertatih mengej…

tertatih mengejar bukit di balik ufuk
badai datang lalu ku sembunyi
bendera putih dikibar biru
lalu senyap…sunyi

fajar mungkin takkan datang di esok pagi

 

30
Mar
12

epifan 4 elemen

ragu kan sirna jika kau mengenal angin sang penjaga masa
bumi mengiringmu menjaga masa lalu
api adalah sang kekuatan
dan air adalah sinerginya yang menjaga masa kini

api melahirkan air dan sang air menjaga sang kekuatan padamu
angin yg berhembus melahirkan harapan harapan baru
dan sang bumi lantun berkisah jaya masa lalu
sirna tiada karna sang awal. ketiadaan awal adalah kesirnaan semesta

16
Mar
12

pikir menghentak lalu laju
rona senja membius elan
awan biru berarak
nafas menghilang lalu

07
Feb
12

by request

Untuk kesekian kalinya, saya diminta untuk menceritakan bagaimana saya bisa (kembali) memeluk islam. Saya pikir pertanyaan ini akan terus-menerus diulang, dan saya tidak bisa selamanya menghindar. Pada masanya, saya harus menghadapi pertanyaan ini dengan duduk tenang, menarik nafas sejenak lalu mulai berkisah.

Saya akan memulai dengan mengatakan bahwa setiap orang memiliki kisah yang berbeda tentang bagaimana ia menemukan dan mengenal Tuhannya. Untuk KAtS kecil, segala sesuatu yang ia percayai tentang Tuhan adalah sebuah bentuk ideal sempurna. Sebuah gambaran tentang Tuhan khas platonik. Tuhan adalah sebuah entitas sempurna. Tanpa cacat. Tak terbatas.

Tapi persepsi semaca ini adalah persepsi yang rapuh jika ditemukan pada anak-anak. Tanpa nalar yang mumpuni, kebenaran atas kesempurnaan Tuhan tidak akan teruji jika dihadapkan pada fenomena paradoksial tentang Tuhan. Untuk beberapa anak, doktrin seputar agama dan Tuhan menghentikan keraguan mereka tentang Tuhan. Tapi untuk KAtS kecil, metode semacam ini tidak berhasil karena ia menginginkan penjelasan-penjelasan logis, bukan sekedar doktrin-doktrin yang dihafalkan. Dengan nalar yang terbatas, KAtS kecil tidak mampu menjawab fakta-fakta paradoksial tentang Tuhan lalu perlahan mulai ragu dengan “kesempurnaan” Tuhan yang dikenalnya.

Kondisi ini lalu diperburuk dengan kondisi sosial pada tahun-tahun itu yang sulit. Era tahun 1990 hingga 1998 adalah masa-masa yang penuh gejolak dan konflik dalam lingkup yang luas. Kondisi dalam negeri buruk. Korupsi dan tindak kejahatan dengan mudah dapat ditemukan setiap saat di televisi dan koran. Krisis ekonomi. Lalu konflik internasional. Intifadah. Konflik israel-palestine. Perang bosnia. Rangkaian peristiwa-peristiwa ini adalah fenomena paradoksial yang harus KAtS kecil jawab untuk membuktikan bahwa Tuhannya adalah sempurna. Maha Kasih. Maha Adil. Pemurah. Dan penuh cinta.

KAtS kecil gagal menemukan penjelasan logis. Lalu frustasi dan jatuh pada kekecewaan besar pada Tuhan. Marah. Pada satu titik KAtS kecil ingin mencari Tuhan lain. Diam-diam mempelajari kitab-kitab dan ajaran agama lain. Tapi ia menemukan bahwa Tuhan hanya ada satu. Tidak ada tuhan yang lain. Hanya ada Dia yang KAtS kecil anggap tidak mampu menjawab konflik-konflik sosial yang ada di sekitarnya pada masa itu. Ketika ketidakpuasan atas kondisi sosial menumpuk dan tak terjawab, rasa ketidakpuasan itu beralih pada Tuhan yang mengijinkan kondisi-kondisi sosial buruk itu terjadi dan seolah tanpa memberikan solusi apapun. KAtS kecil lalu berkembang menjadikan posisi dirinya vis-a-vis opositif melawan Tuhan.

Tapi KAtS kecil…ya kecil. Umur belum 12, tinggi kurang dari 140 dan berat gak pernah lebih 27 kilo. Gampang sakit, dan sama sekali gak jago olahraga. Melawan Tuhan? KAtS kecil tahu kuasa Tuhan jauh lebih dari cukup untuk membuatnya berubah jadi kucing. Lalu menendangnya jauh-jauh dari bumi. Maka KAtS kecil pun melawan Tuhan dengan terus menerus “protes”. Menunjukkan padanya bahwa Dia harus segera bertindak, atau kadang memboikotNya. Berikrar tidak akan sujud padaNya sampai dia mengambil tindakan. Sesekali memancing dengan cemooh, meskipun tampaknya Tuhan sama sekali tidak terlalu terpengaruh seberapapun capek KAtS kecil mencaci. Setidaknya, Tuhan tampaknya tidak marah dengan cara protes KAtS kecil. Dan KAtS kecil masih KAtS kecil. Tidak diubah oleh Tuhan yang marah menjadi kucing.

Sampai akhirnya…KAtS kecil bertemu seseorang. Its a girl. And its a kind of romantic story. Teman sekelas. Pecinta kucing. Suka dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan jepang dan anime. Katakan saja ini bagian dari takdir Tuhan. KAtS kecil dengan cepat akrab dengan gadis kecil. Katakan juga ini bagian dari takdir Tuhan. Gadis kecil punya karakter yang sangat berbeda dengan KAtS kecil. KAtS kecil yang introvert dan misterius. Lalu gadis kecil yang ekstrovert dan sangat sanguinis. Dua karakter yang berbeda. Tapi, ya. Ini takdir. Kucing gak boleh protes.

Singkat cerita KAtS kecil dan gadis kecil bersahabat baik. Punya genk kecil isi enam orang. Lalu…ya udah. Gitu aja. KAtS kecil waktu itu masih memegang sumpah tidak akan menikah sampai kapanpun. Hingga pada suatu hari. Pada sebuah sore yang cantik. Kala ketika KAtS kecil duduk di beranda. Mengayunkan kaki menghentak. Bersiul ringan, mencandai angin menggoyang ujung-ujung dedaunan. Membuatnya menari riang. Lalu rerumputan pun riuh. Angin berdesau di sela ilalang ricuh berbisik. KAtS kecil sedang jatuh cinta. Burung-burung pun berkicau riuh.

…….

Baiklah, bagian terakhir itu tadi bohong. Kejadiaannya memang sore. Tapi gak ada adegan KAtS kecil duduk-duduk di beranda. Rerumputan dan angin? Ah itu biar ada efek dramatis aja. Dan burung gak mungkin berkicau sore-sore kan…singkat cerita KAtS kecil dan gadis kecil bersahabat baik. KAtS lalu menemukan bahwa gadis kecil sangat mencintai Tuhan. Singkat cerita KAtS kecil cemburu. Rangkaian protes berakhir.

KAtS kecil tidak bisa menerima fakta sederhana bahwa gadis kecil mencintai Tuhan. Dalam persepsi dunia idealnya, KAtS mencintai Tuhan. Sikap protes dan oposisinya terhadap tuhan dijelaskan dalam sebuah teori apologetik sebagai sebuah bentuk kecintaan terhadap kesempurnaan Tuhan. Keinginan KAtS kecil untuk menghilangkan kesengsaraan, ketidakadilan, kemiskinan dari bumi adalah karena KAtS ingin menghadirkan kesempurnaan Tuhan di bumi. KAtS kecil…ya kecil. Umur belum 14, tinggi kurang dari 145 dan berat gak pernah lebih 30 kilo. Gampang sakit, dan sama sekali gak jago olahraga. KAtS kecil lemah. Tapi Tuhan Maha Kuasa. Maka Tuhan-lah yang harus menghilangkan semua kesengsaraan, ketidakadilan dari bumi.

Tapi seberapapun teori apologetik KAtS kecil terdengar dan terlihat sangat logis tidak mampu menegasikan fakta “gadis kecil mencintai Tuhan”. Menunjukkan dengan jelas betapa teori apologetik KAtS kecil tidak relevan untuk kasus-kasus aktual di dunia nyata. Dan pastinya, KAtS kecil cemburu. Semua teori apologetik pada dasarnya bersifat egosentris, membuat setiap orang yang memakainya merasa paling benar. Dala kasus ini, teori apologetiknya mebuat KAtS kecil merasa dirinya yang paling mencintai Tuhan. Keruntuhan teori ini berarti, ada orang-orang lain di luar sana yang lebih mencintai Tuhan. Dan mereka mampu mencintaiNya dengan tulus.

See….I’ve told you that its a romantic story. Haven’t I?

Di akhir potongan kisah ini, KAtS kecil yang cemburu bertekad untuk mencintai Tuhan lebih dari siapapun yang KAtS kecil kenal. Mulai shalat. Serius belajar ngaji. Lalu pada suatu malam, tiba-tiba KAtS kecil bangun. Lalu entah mengapa, KAtS kecil ingin shalat malam. Dan di tengah-tengah shalat malam, KAtS kecil seakan merasakan kehadiran Tuhan begitu dekat. Melingkupi seluruh tubuh KAtS kecil dengan nur yang cantik. Melembutkan hatinya, lalu memberinya semua penjelasan yang KAtS kecil butuhkan.

Tapi KAtS kecil…ya kecil. Baru mau masuk SMA. Tubuh cuma setinggi 145 senti. Kurus. Melawan dunia? Bisa saja. Tapi KAtS kecil harus bertransformasi. Sebut saja metamorfosis. Gadis kecil adalah guru metamorfosis yang pertama. Setelah itu ada dua guru metamorfosis yang lain. Aneh. Semuanya cewek. Tapi, ya. Ini kan takdir. Kucing gak boleh protes!

He may not the most humoriest person you ever know. But He always succed ini making you smile happily in the end of story. Isn’t He?

01
Feb
12

twilight lullaby

“setiap manusia…pada masanya akan diuji dengan hal ini. yang karena kemuliaan pada dirinya yang begitu besar, bahkan nabi pun tak akan selamat darinya tanpa pertolongan Tuhan”

mengibarkan bendera putih…membakarnya hingga habis.

17
Nov
11

tanya nggih

awalnya hanya sok filosofis, berpikir tentang bagaimana jika saya menganalogikan Tuhan sebagai energi. tapi kemudian timbul pertanyaan-pertanyaan yang tidak bisa saya jawab. kalau ada yang tahu jawabannya, tolong dijawab nggih.

jadi seperti ini. dari penemuan rutherford dan yang lain kita mulai tahu tentang struktur atom. atom terdiri dari inti atom dan elektron yang menempati orbital tertentu. sedangkan inti atom itu sendiri, terdiri dari proton dan neutron. kemudian, dari einstein kita tahu bahwa massa bisa berubah menjadi energi, dan sebaliknya. sebagian dari massa inti atom terkonversi menjadi energi yang menyatukan inti atom (menghasilkan persamaan e=mc^2 yang legendaris). hal ini menjelaskan mengapa proton dalam inti atom bisa saling berkumpul.

nah, ketika sampai disini, saya berhenti dan tercenung. bom yang meledak di hiroshima dan nagasaki energinya berasal dari peruraian ikatan inti atom plutonium menjadi atom lain dengan massa yang lebih rendah. itu artinya, tidak semua massa plutonium terkonversi menjadi energi. saya berpikir, jika semua massa plutonium bisa terkonversi menjadi energi, maka satu kilo plutonium mungkin mampu menghancurkan seluruh tata surya. fyuuh….mengerikan. dan saya pun gemetar. bayangkan saja, betapa besar energi yang digunakan Tuhan untuk mencipta keseluruhan alam semesta.

dari sini kemudian muncul beberapa pertanyaan.

pertama, energi yang dibutuhkan untuk menyatukan inti atom sangat besar. apa yang membuat ikatan intra inti atom sangat sulit lepas?

padahal hukum termodinamika kedua, tentang entropi, menyatakan bahwa nilai entropi alam semesta selalu positif. artinya, tingkat “kekacauan” alam semesta selalu meningkat. dalam konteks ikatan kimia, berarti setiap reaksi kimia yang terjadi cenderung untuk membentuk senyawa baru dengan ukuran yang lebih kecil dan sederhana. maka tidak heran jika kita menemukan sebuah atom dengan massa besar cenderung tidak stabil dan meluruh membentuk atom-atom baru yang lebih kecil. dengan energi yang sebegitu besar, seharusnya ikatan intra inti atom mudah lepas. tapi mengapa hal itu jarang terjadi pada atom yang berukuran sedang atau kecil?

kedua, kita tahu reaksi reaksi yang terjadi di matahari adalah reaksi fusi antara dua atom hidrogen menjadi helium. tapi, penemuan-penemuan selanjutnya menemukan bahwa reaksi fusi hidrogen bukan satu-satunya reaksi fusi yang terjadi. ketika bintang sudah menua, reaksi fusi yang lain juga akan berlangsung dan menghasilkan atom-atom lain dengan massa yang lebih besar. nah, disini kemudian timbul sebuah pertanyaan. atom hidrogen hanya memiliki sebuah proton dan sebuah elektron. ketika bereaksi fusi, menghasilkan helium dengan dua proton dan dua elektron. sampai disini kita tidak melihat keberadaan neutron. akan tetapi, atom-atom dalam sistem periodik dengan massa lebih besar dari helium memiliki inti atom yang terdiri dari proton dan neutron. jika matahari mampu menciptakan atom yang lebih besar dari helium, darimana ia memperoleh neutronnya?

karena keterbatasan ilmu saya, saya tidak bisa menjawab dua pertanyaan diatas. ada yang mau bantu?




dayscounter

Mei 2012
S S R K J S M
« Apr    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

mind oracle

jasad manusia selalu terkurung dalam batas dimensi ruang dan waktu. tetapi jiwa dan pikirnya ketika bertautan dengan keimanan akan membebaskannya dari bumi dan dunia untuk selamanya

Arsip

Kategori

Komentar Terakhir

kurotsugi on tasawuf
sahabat on tasawuf
kurotsugi on tasawuf
sahabat on tasawuf
kurotsugi on by request

counters

  • 4,129 views

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.